Istri Dihina Tak Boleh Ambil Air Sumur di Desa,Suami Emosi Lakukan Hal yang Tak Terbayangkan Ini



Suami mana yang tak marah saat istriya mengalami tindakan yang kurang pantas dari seseorang.

Hal inilah yang dirasakan seorang pria asal India yang istrinya dicemooh usai mengambil air di sumue desa.

Alasannya karena perbedaan kasta membuat keluarga ini tidak bisa mengambil air.

Alih-alih membalas dengan tindakan kejam, pria ini melakukan tindakan mengejutkan untuk atas apa yang menimpa istrinya.

Dilansir dari Epochtimes. Saat Maharashtra, India dilanda kekeringan parah, istri Bapurao Tajne yang mencoba untuk mengambil air dari sumur milik beberapa penduduk desa ‘kasta atas’ ia diejek dan dihina.


Tapi daripada menuangkan kemarahan pada kaum ‘elit’ itu, Tajne memilih untuk melakukan sesuatu yang tak terpikirkan.

Ia menghabiskan 40 hari untuk menggali sebuah sumur untuk seluruh desa.

Tapi pada awalnya, pria yang taat ini menghadapi satu masalah .


Ia tidak tahu harus menggali sumur di mana. Maka Tajne memejamkan matanya, berdoa pada Tuhan dan mulai menggali di lokasi pertama yang ia lihat.

Istrinya mulai mengkritik karena ia dianggap membuang-buang waktu.



Seluruh penduduk desa juga meremehkan lelaki ini, mengatakan kalau dia sudah gila mencoba mencari air di daerah yang mengalami kekeringan parah.

Seiring waktu berlalu, tak ada setetes pun air yang muncul di tempat penggalian. Tajne juga mulai meragukan idenya sendiri.

Namun, ia tak pernah kehilangan harapan dan tetap menggali sumur.


Ia menggali selama enam jam sehari, selain melakukan pekerjaan selama delapan jam untuk mencari nafkah. Ia bekerja selama 14 jam setiap harinya.

Lalu pada hari ke-40, sebuah keajaiban terjadi. Air menyebur keluar dari tanah dan sumur mulai terisi. Tajne tak bisa mengendalikan kebahagiaannya, atas usaha yang kini telah terbayar lunas.


“Sulit untuk dijelaskan apa yang saya rasakan saat itu. Saya hanya ingin menyediakan air untuk seluruh desa saya.

jadi kami para orang Dalit ini tidak perlu memohon air pada kasta lain,” kata Tajne pada Times of India.


Istri, keluarga dan seluruh penduduk desanya tercengang saat mengetahui bahwa Tajne.

pria yang mereka cintai ini, benar-benar berhasil menggali sumur yang berfungsi dengan baik.


Dan Tajne bukanlah orang yang pendendam. Ia mengizinkan semua penduduk desa untuk menggunakan sumur tersebut, memilih untuk melupakan tatapan dan kata-kata mengejek yang pernah ia dapatkan dari mereka.

Dan istrinya juga terlalu malu karena ia tak mendukung suaminya.



“Aku tak pernah membantunya sedikitpun sampai ia menemukan air. Saat ini sudah hampir lima meter dalamnya.

Bapurao ingin menggali 1.5 meter lagi. Kami harap para tetatangga akan membantu kami,” kata istri Tajne

Kepala desa datang dan memberi selamat pada Tajne. Berbagai saluran berita juga mulai berduyun-duyun ke daerah tersebut untuk melaporkan kisah tentang tekad kuatnya itu. Ingat, di mana ada kemauan, di situ ada jalan.