Yampun Tak Mau Menanggung Malu, Perempuan Ini Tega Kubur Anaknya yang Baru Lahir



Anak adalah anugerah yang luar biasa bagi seorang wanita.

Namun kalimat itu rupanya tidak berlaku untuk sosok wanita ini.

Bukannya berbahagia karena melahirkan seorang bayi, ia justru tega melakukan perbuatan keji.

Peristiwa tragis tersebut terjadi Lampung.

Kisahnya kemudian diunggah oleh akun Instagram@seputar_lampung.

Adalah seorang wanita yang masih bernama 19 tahun, Siti Suhayati, berasal dari Kampung Kedatuan, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah.

Siti baru saja ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian untuk kasus yang cukup berat, pembunuhan.

Yang membuat makin miris, korbannya tak lain adalah bayinya sendiri.

Bayi yang dibunuhnya itu merupakan hasil dari hubungan di luar nikah.

Kasat Reskrim AKP Rezky Maulana mewakili Kapolres Lamteng AKBP Purwanto Puji Sutan menjelaskan, pembunuhan bayi tersebut dilakukan tersangka ketika rumah dalam keadaan sepi.

Berikut adalah kronologinya:

Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 15.15 WIB, Siti melahirkan bayinya.

Persalinan itu ia lakukan seorang diri tanpa bantuan orang lain ketika rumah sedang sepi.

Kondisi bayi saat itu lahir dengan tali pusar melilit di leher sehingga ia tak mengeluarkan suara.

Meski demikian, bayi sempat terdengar menangis.

Lalu bayi dibawa ke kamar mandi untuk dimandikan.

Bayi dimasukkan dalam bak yang berisi air.

Siti meninggalkan bayinya begitu saja di dalam bak berisi air tersebut.

Ketika ia kembali ke kamar mandi, bayi ditemukan sudah tidak bernapas.

Ia kemudian mengambil bayinya dimasukkan ke dalam plastik warna hitam.

Bungkusan berisi bayi tersebut lalu di simpan dalam lemari.

Keesokan harinya, Kamis (30/11/2017) sekitar pukul 09.00 WIB, tersangka ke belakang rumah kosong milik Nenek Karsi dan menggali tanah dengan kedalaman sekitar 20 cm.

Bayi dikuburkan tanpa plastik, hingga akhirnya bayi ditemukan warga.

Tersangka Siti mengakui sudah berulang kali ingin menggugurkan kandungan dengan makan buah nanas dan minum sprite, namun tidak berhasil.

Sebelumnya, warga Kampung Kedatuan digegerkan dengan penemuan mayat bayi laki-laki pada Jumat (01/12/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Mayat ditemukan warga ketika sedang mencari HP yang hilang setelah mencari batang asam.

Ketika itu, warga melihat gundukan tanah yang ternyata berisi mayat bayi.

Peristiwa tragis ini tentu saja membuat geram banyak netizen.

"Kok ya berani toh ngeelahirin sendiri.. Hadeeeh yg pengen punya anak aja banyak. Nah ini malah disita siain,"

"Itulah dampak klo terlalu o2n,skrg mn coba yg laki nya mw tanggung jawab ?! Kecian sich tp gemesss,"

"Parah parah, mau enak gereges aja sih, ga mikirin akibatnya,"

"Terus bapak anak itu kmna? Kabur?. Ckck.. Mau enaknya aja. Makanya girls jgn bego, klo belum nikah jgn lakuin hal yg aneh2. Cowok yg minta aneh2 tampar aja kalian pny harga diri."