Ibu Ini Nekat Lempar Bayinya dari Lantai 12 saat Kebakaran,Tak Diduga Nasibnya Malah Menyedihkan



Shelby Carter, 21, berasal dari Wyoming, Illinois, AS, sangat gembira ketika melahirkan seorang bayi perempuan yang lucu, bernama Keana Davis, pada bulan Januari 2017.

Pada 29 Januari, ahli kecantikan, yang juga belajar farmasi, untuk pertama kalinya merayakan ulang tahunnya sebagai seorang ibu.

Masa depan itu cerah dan indah sampai tragedi yang tak diinginkan terjadi.


Pada hari kejadian yang juga sehari setelah hari kelahiran Shelby yang ke- 21 tahun.

Dilansir dari Epochtimes, dia berada di rumah bersama bayinya dan secara tiba-tiba kebakaran terjadi sekitar 10:30 pada 30 Januari 2017.


Rumahnya diselimuti dengan asap tebal, lantas dia menghubungi 911.

Sayangnya, tim penyelamat terlambat datang.

Shelby ditemukan tergeletak di lantai dua rumahnya, dekat jendela.

Dia meninggal setelah menghirup sejumlah besar asap karbon monoksida.

Shelby tidak menyebutkan nama bayinya saat menghubungi tim, namun tim tersebut terkejut menemukan bayi dengan sabuk pengaman yang terpasang di kursi bayi, tepat di atas puing-puing di luar rumahnya.


Ibu yang tak berdaya melakukan segalanya untuk menyelamatkan bayinya yang tercinta meski harus menghirup asap tebal.


Dia juga mengalami kesulitan untuk menyelamatkan bayinya dan dengan sisa tenaganya dia melemparkan bayinya ke luar jendela, beberapa menit sebelum dia pingsan.

“Itu sangat mengharukan saat menghadapi situasi sulit untuk menyelamatkan bayinya. Sayangnya, dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Tapi dia bisa menyelamatkan nyawa bayinya, “kata Ed Fogelsonger, pemimpin tim penyelamat.


Keana hanya mengalami luka bakar ringan dan dibawa pulang oleh neneknya dan adalah ibu mendiang Shelby, Kathy Hardy.

“Kabar baiknya adalah saat bayi selamat dan dibawa pulang,” kata Steve Sloan, syerif di Stark County.

Meski Keana masih terlalu muda untuk mengenal ibunya, dia pasti tahu cerita tentang pengorbanan ibunya saat dia dewasa kelak.

Shelby akan selalu dikenang sebagai penyelamat hati Keana, keluarga dan teman-temannya.


“Almarhum tidak mementingkan dirinya sendiri secara langsung dan kasih sayangnya terhadap Keana tak tergoyahkan,” kata teman almarhum , Stacy. “Dia tidak pernah dilupakan,” tambahnya.

“Almarhum adalah seorang wanita mulia dan bersedia mengorbankan dirinya untuk orang yang tersayang. Dia adalah pahlawan sejati dan kami sangat bangga padanya, “kata Anna Steelman, yang juga teman almarhum.


Dalam menghadapi saat kritis, ibu muda ini hanya memfokuskan diri untuk menyelamatkan bayinya. Betapa sayang ibu cantik untuk anaknya. Mudah-mudahan almarhum tenang ada di sana.(*)