Petugas Penasaran dengan Kotak Misterius Tergeletak 7 Hari Dibandara,Saat Dibuka Isinya Ternyata!



Beberapa waktu yang lalu, petugas Bandara Internasional Beirut Rafic yang berlokasi di Beirut, Lebanon, dibuat heboh dengan adanya paket misterius.

Paket misterius yang tak diketahui siapa pemiliknya ini sontak membuat geger semua petugas bandara.

Saat diperiksa lebih teliti, paket berbentuk kotak kayu ini memiliki tinggi 16 inci dengan lubang di beberapa sisinya.

Selain nomor tiket pesawat, kotak misterius ini tak memiliki apa-apa lagi sebagai petunjuk untuk mengetahui kejelasannya.

Petugas juga tak menemukan siapa pengirim serta penerima paket ini.

Tidak hanya itu, petugas juga tak menemukan dokumen terkait paket misterius ini.

Hal ini pun dengan cepat menjadi buah bibir di hampir setiap sudut dari bandara tersebut.

Selama tujuh hari lamanya, kotak misterius ini hanya teronggok begitu saja di salah satu sudut dari bandara tersebut.

Setelahnya, hakim setempat memberi izin agar pihak bandara memeriksa isi kotak tersebut.

Saat dibuka, isi dari kotak itu ternyata sungguh diluar dugaan siapapun yang mengira.

Kotak paket yang ditemukan di Bandara Lebanon (Net)

Kotak berukuran cukup kecil ini ternyata berisi tiga ekor anak Harimau Siberia yang masih hidup.

Mirisnya, ketiga harimau ini dalam kondisi dehidrasi, kelaparan, dihinggapi belatung serta berlumur air seni mereka sendiri.

"Tak ada indikasi yang menunjukkan kalau kotak ini berisi harimau atau makhluk hidup lainnya," tulis seorang perwakilan dari Animals Lebanon, salah satu badan organisasi khusus hewan di Lebanon, di akun Facebook resmi mereka.

Ketiga anak harimau ini diduga diterbangkan dari Ukraina dan kemungkinan besar akan dijual ke sebuah kebun binatang yang ada di Suriah.


Setelah penemuan yang cukup mengejutkan ini, Animals Lebanon justru meminta agar ketiga hewan malang ini diserahkan kepada mereka.

Melihat kondisi dari ketiga hewan ini yang sangat lemah, hakim kota pun memutuskan untuk melepaskan anak harimau ini kembali ke habitatnya, seperti dikutip dari Telegraph.

Harimau Siberia dalam kotak ditinggal di Bandara Lebanon (Net)

Pihak Animals Lebanon juga langsung mengutus seorang dokter hewan agar memeriksa kondisi hewan malang tersebut.

Semua anak harimau ini awalnya dilaporkan belum divaksinasi dan hanya satu yang diberi micro chip, meski faktanya, secara hukum hewan-hewan ini harus diberi chip khusus sebelum dikembalikan ke habitatnya.

Setelah diberikan perawatan menyeluruh, kondisi ketiga anak harimau ini pun perlahan membaik.

Namun situasi yang ada saat ini justru semakin beresiko.

Harimau Siberia, yang terdaftar di IUCN sebagai hewan dilindungi dan terancam punah, termasuk salah satu hewan yang kerap diburu dan dijual di pasar gelap.

Pihak kebun binatang di Ukraina yang seharusnya menerima tiga anak harimau ini juga memaksa agar ketiganya diserahkan kepada mereka.

"Nilai seekor harimau bisa setara ribuan dolar di pasar gelap. Pemilik mereka ingin meminta mereka kembali, sementara kami juga berusaha memperjuangkan mereka sesuai peraturan hukum yang berlaku," tulis perwakilan dari Animals Lebanon.

Tak lama kabar baik pun berhembus.

Pihak otoritas Lebanon dilaporkan memutuskan agar semua anak harimau ini tak dikirimkan kepada pemiliknya, namun tetap berada dibawah pengawasan Animals Lebanon.