Astaga ! Niat Untuk Hemat Seorang Ibu Malah Buat Hidup Anaknya Sengsara,Kakinya Jadi Mengerikan



Nyonya Dai mempunyai anak perempuan yang baru berusia 2 tahun.

Nyonya Dai mempunyai kebiasaan membeli sepatu atau pakaian untuk anaknya dengan ukuran satu size lebih besar dari ukuran seharusnya.

Dilansir dari Mommypage. Menurut Nyonya Dai, anak-anak zaman sekarang memiliki proses pertumbuhan yang sangat cepat.


jika dia membeli sepatu atau pakaian yang terlalu pas akan membuat baju dan sepatu tidak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Kemudian pada suatu ketika, anak Nyonya Dai mulai mengeluhkan kalau kakinya gatal, dan setelah beberapa lama, Nyonya Dai menyadari kalau kaki anaknya agak bengkok.Nyonya Dai pun segera memeriksakan anaknya ke dokter.

Berdasarkan pemeriksaan, kaki anak Nyonya Dai mulai mengalami kelainan bentuk dan harus segera diperbaiki kalau tidak akan memberikan dampak buruk ke depannya.

Kemudian dokter melihat sepatu yang digunakan oleh anak Nyonya Dai. Dokter mengatakan kalau anak kecil seperti ini tidak cocok menggunakan sepatu kulit.

Selain itu, kebiasaan Nyonya Dai membeli sepatu yang kebesaran juga merupakan salah satu penyebab kelainan bentuk yang dialami anaknya.

Sepatu kulit tidak baik untuk anak kecil karena bahan kulit sangat keras, ketika dipakai berjalan akan menggesek kaki, dan tidak ada sirkulasi udara yang baik memudahkan bakteri untuk berkembang biak, yang juga menyebabkan terjadi infeksi.

Selain itu, memakai sepatu yang kebesaran membuat anak berjalan kaki dengan cara diseret.

Hal ini menyebabkan pertumbuhan kaki anak menjadi terganggu.

Menggunakan sepatu yang kebesaran juga membuat anak menjadi tidak nyaman dan selalu melakukan pergantian posisi ketika berjalan.


selain menyebabkan kelainan bentuk kaki, ada pula yang pertumbuhan badannya pun ikut mengalami gangguan.

Ketika ingin membelikan sepatu untuk anak, sebaiknya dicoba terlebih dahulu, jangan beli yang terlalu ketat atau terlalu longgar.viral (screenshot)

Beli sepatu yang bahannya lembut, alas bawahnya rata, jangan memilih sepatu yang ujungnya berbentuk lancip ataupun alasnya memiliki hak. Pada intinya belilah sepatu yang nyaman digunakan oleh anak untuk melakukan berbagai aktivitas, bukannya berdasarkan selera pribadi.

Sepatu untuk anak harus memenuhi 3 syarat ini, yaitu aman, fungsional, dan nyaman. Sepatu anak haruslah aman.

Sebelum membeli sepatu kita harus mengetahui bahan apa saja yang digunakan untuk membuat sepatu ini. Sekarang ini banyak sepatu yang dibuat menggunakan zat berbahaya seperti benzena dan kromium heksavalen yang dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan ginjal, juga membuat kerusakan pada retina mata, dan penyakit mata lainnya.


Selain aman, sepatu yang digunakan harus fungsional. Ketika mencoba sepatu, pastikan ada ruang sisa pada ujung kaki, jangan memilih sepatu yang terlalu ketat.

Pilihlah sepatu yang bagian dalamnya terbuat dari bahan yang lembut, memiliki bantalan di tengah sepatu bagian dalam yang akan membantu anak agar tidak cepat lelah saat berjalan.

Hindari juga sol sepatu yang berat dan tinggi, karena anak kecil belum bisa menopang berat badannya dengan baik.

Orang tua harus benar-benar jeli akan bahan dan ukuran sepatu yang ingin digunakan anak, karena kedua hal ini akan menentukan apakah anak akan merasa nyaman ketika menggunakan sepatu tersebut.

Ahli mengatakan kalau sepatu yang paling nyaman digunakan anak-anak adalah sepatu yang berbahan lentur dan lembut, modelnya tidak menghalangi pergelangan kaki sehingga kaki anak dapat bergerak bebas, dan hindari ujung sepatu yang berbentuk runcing.(*)