YA Allah Miris! Bayi Debora Meninggal Dunia Karena Orang Tua Nggak Mampu Bayar DP! Rumah Sakit



INFOMOESLIM - Lagi-lagi kisah menyedihkan mengenai nasib bayi yang meninggal kembali terjadi. Dilansir dari @infia_fact, bayi mungil bernama Debora meninggal dunia karena masalah biaya.

Kisah tersebut diunggah di facebook dengan nama Birgaldo Sinaga.

Sang Ibu, Henny Silalahi sendiri lah yang menceritakan kisahnya kepada Birgaldo Sinaga.

Pada tanggal 3 September 2017, Debora mengelami sesak nafas pada pukul 03.00 pagi.

Debora pun dibawa ke RS Mitra Keluarga dan langsung dimasukkan ke IGD.

Dokter Irene Arthadinanty segera melakukan pertolongan pertama dengan melakukan penyedotan.

Beberapa saat kemudian Debora telah bernafas kembali dan menangis.

Di badan mungilnya dipasangi banyak peralatan seperti infus, monitor, uap, dan lain-lain.

Dokter Irene mengatakan jika bayi Debora harus dibawa ke ruang PICU.

Hal itu agar Debora mendapatkan perawatan yang lebih maksimal.

Namun, disinilah masalahnya.

Jika dimasukkan ke ruang PICU, orangtua Debora harus membayar uang mula sebesar Rp, 19.800.00.

Karena orangtua hanya memiliki uang sebesar 5 juta rupiah, Debora tidak bisa dimasukkan ke ruang PICU tersebut.

Karena itu, pihak rumah sakit memberikan surat rujukan ke rumah sakit lain yang memiliki PICU dan menerima BPJS Kesehatan.

Orangtua Debora menginginkan agar Debora dapat segera mendapat perawatan.

Mereka memohon untuk segera memasukkan Debora ke ruang PICU.

Namun apa daya, karena tarif perawatan di ruangan tersebut yang mahal mereka hanya bisa menunggu.

Pagi harinya, mereka menerima kabar jika ada rumah sakit yang memiliki ruang PICU, yaitu RS Koja.

Mereka langsung menyambungkan dokter di rumah sakut tersebut.

Ketika akan bertidak, tiba-tiba Debora mengalami kritis.

Beberapa saat kemudian bayi mungil itu dinyatakan meninggal dunia.

Orang tua Debora pun menyalahkan diri mereka.

Sang ibu terus menangis dan menyesal kenapa dirinya tidak memiliki uang.

Namun apa mau dikata, kini bayi Debora telah meninggal dunia dengan alasan yang sudah sering terjadi di Indonesia.

Banyak kasus kematian yang disebabkan karena kurangnya biaya sehingga pihak rumah sakit menolak.

Rest in peace, Debora!