Kisah Nyata : Kembalikan Belasan Juta yang Salah Transfer, Pria ini Dapat Balasan yang Mengejutkan



Gerrell McAllister adalah seorang kasir di toko yang menjual makanan hewan peliharaan di Takoma.

Bapak yang berusia 28 tahun itu membuka e-mailnya dan menemukan sebanyak 1.200 USD sekitar Rp 16.000.000 telah dipindah masuk ke dalam rekeningnya melalui aplikasi PayPal.

Kejadian itu berlangsung Mei 2017 lalu.


Seperti dikutip dari The Independent begini kisah pria baik hati ini.

Buzzfeed ()

Menyadari kesalahan dari pihak yang telah mentransfer uang itu, dia segera mengembalikan uang.

Menurut McAllister, perbuatannya itu bukan satu hal yang harus dipikirkan secara mendalam.

Dirinya tahu itu bukan haknya, jadi dia harus mengembalikannya kembali.

Namun, apa yang ia tidak tahu adalah, orang-orang mulai menghargai kepadanya atas sikapnya yang jujur itu.

Melissa Trusler seharusnya menerima uang sebesar 1.200 USD itu dari ayahnya seiring hari ulang tahunnya yang ke-30.

c ()

Ketika ia menerima kembali uang yang telah dikembalikan oleh McAllister itu, ia kagum dengan sikap pemuda itu.

Ia pun mengunggah kisah itu di media sosial.

Semenjak peristiwa itu, McAllister telah menerima uang dari publik sebesar 20 USD sampai 100 USD.

Menurut McAllister, dia belum sempat untuk memeriksa saldo rekeningnya tetapi dia membaca setiap catatan yang menyertai setiap transaksi.


McAllister mengatakan, ia merasa senang hati membaca pesan yang disampaikan oleh orang banyak itu.

Ia senang bisa menjadi inspirasi bagi semua karena secara tidak langsung, sikap publik yang baik hati itu juga menginspirasikannya.

Ia hanya ingin menjadi contoh yang baik kepada anak perempuannya yang berusia lima tahun dan sikapnya yang jujur itu pula datang dari contoh baik arwah ibunya.

c ()

McAllister turut mengirimkan email kepada Trusler untuk berbagi kisah itu dengan anggota keluarga dan sahabatnya.

Harapannya akan menghapus stereotip tentang warga berkulit hitam di Takoma, Washington.

Itu karena, komunitas mereka minoritas di situ.

McAllister mengatakan lagi, ia sangat senang putrinya bangga dengan apa yang telah dilakukan olehnya.

Anak perempuannya juga mengerti bahwa ayahnya sedang memberikan contoh yang baik untuk diikuti olehnya.

McAllister dan Trusler yang keduanya tidak pernah bertemu atau berbicara di telepon mengatakan, “Pengalaman ini sangat penting untuk mereka.Walaupun mereka hanyalah orang asing yang tidak mengenal satu sama lain, mereka masih melakukan kebaikan tanpa mengira latar belakang masing-masing.”

Dengan kondisi yang agak tegang di Amerika Serikat sekarang, kejadian itu merupakan satu interaksi yang baik untuk membuktikan masih ada nilai-nilai positif dalam masyarakat mereka.