Sopir Yang Mobilnya Ditumpangi ' Makhluk Misterius' Ini Masih Sering Melihat Kelebat Sosok besar Itu

Tags


Mobil Toyota Kijang, bernopol K 9085 CE, tampak terparkir rapi di pojok halaman rumah Andung Panji Tisa, di tepi Jalan Raya Blora - Rembang, turut Desa Tambaksari, Kecamatan Blora.
Sejak peristiwa mistis yang dialaminya, di Desa Kemiri, Kecamatan Jepon pada Minggu (21/5)‎ lalu, Andung sama sekali tak lagi mau menyentuh mobil berwarna biru metalik itu.
"‎Tiap berdekatan dengan mobil itu, saya selalu terbayang-bayang, sekelebat seperti ada orang tinggi besar, seperti sosok yang meminta tumpangan dan diantar ke Kemiri," ujar Andung, kemarin.
Tak hanya Andung, seluruh keluarga seisi ru‎mahnya juga tak mau menyentuh langsung atau terlalu lama berdekatan dengan mobil tersebut. Walhasil, mobil tersebut kini tampak kotor dan berdebu.
Padahal, sebelum peristiwa itu, hampir tiap keluar rumah, ke mana-mana, lebih sering pakai mobil itu. Bahkan, untuk mengantar jemput anaknya sekolah, Andung kini lebih memilih naik kendaraan roda dua alias sepeda motor.‎
Seusai peristiwa ganjil itu, ‎sekadar menyentuh mobil tersebut seperti hal yang terlarang bagi keluarga juragan rosok tersebut.
"Saya dan anggota keluarga lain, juga seperti merasakan keganjilan, seperti yang dirasakan mas Andung," ucap Sri Sulastri, ibunda Andung.
Bahkan, atas persetujuan anak sulungnya, Sri berencana segera menjual mobil tersebut. Ini, menurut dia, sebagai jalan terbaik, agar keluarganya tak lagi dihantui peristiwa ganjil itu.
"Tak hanya mas Andung, kami sekeluarga seperti masih merasa trau‎ma, jika mengingat persitiwa itu. Jadi, mau dijual saja kendaraan itu," tandas ibu dua anak tersebut.
Di samping itu, disampaikan Sri, ia telah pergi ke orang pintar, meminta 'sesuatu' agar Andung dapat segera melupakan persitiwa itu. Serta, agar tak lagi diganggu makhluk tak kasat mata dari dunia lain.
"Kalau terus-terusan terbayang peristiwa itu, saya hawatir nanti dia mengalami tekanan, sehingga akan berpengaruh terhadap kejiwaan‎nya," ucap perempuan beracamata tersebut.
Slamet Wijiono, ayahanda Andung menambahkan, pascakejadian yang menimpa anaknya, hal ga‎njil masih terjadi di sekitar gudang rosok di Dusun Blingi, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan.
Menurut dia, sehari pascakejadian yang menimpa Andung, karyawan di gudang rosok tersebut juga dijahili makhluk tak kasat mata.
"Menurut orang pintar, makhluk yang mengganggu Andung itu kan berasal dari belakang gudang rosok itu.
Kemarin malam, satu orang karyawan yang biasa tinggal di sana juga diganggu. Saat tidur tiba-tiba ia berpindah tempat, di luar. Bangun-bangun ia tentu ketakutan, semula tidur di dalam, kok tiba-tiba jadi di luar," terangnya.
Sementara itu, warga sekitar lokasi, Suyati (48), mengaku persitiwa ganjil sering terjadi di sekitar rumahnya.
Hanya, selama ia tinggal di kampung itu, warga setempat justeru tak pernah ada yang menjadi korban perist‎iwa ganjil.
"Yang sering diusili malah warga dari luar desa. Kami sadar, di sini katanya banyak makhluk dari dunia lain yang juga tinggal, tapi selama ini tak mengganggu kami," ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Jepon, AKP Joko Priyono, mengatakan belum bisa memastikan apakah peristiwa tersebut benar-benar ganjil seperti yang diceritakan Andung, atau tidak. ‎
Diakui, saat anggota menjemput Andung dari kampung tersebut untuk diantar pulang, tak ‎ada bau bekas minuman keras atau tanda-tanda orang mabuk.
Ya seperti kelihatan orang shock saja, tak ada tanda-tanda habis mabuk minuman keras atau lainnya," ujar dia.
Hanya, saat dimintai keterangan, Andung memberikan cerita yang kadang berubah-ubah.
"Saya sendiri belum ketemu langsung sama yang bersangkutan. Nanti, saya ingin ngobrol langsung yang agak lama dengan dia, untuk mendalami cerita yang disampaikannya," sambung Kapolsek.‎
Ditumpangi 'Makhluk Halus'
Warga Desa Kemiri, ramai-ramai mendatangi lokasi mobil Andung, yang tersesat di tengah-tengah kebun jati, Minggu (21/5) pagi lalu.
Warga Desa Kemiri, ramai-ramai mendatangi lokasi mobil Andung, yang tersesat di tengah-tengah kebun jati, Minggu (21/5) pagi lalu. (Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki)
Seperti diberitakan sebelumnya, Andung Panji Tisna,arga Desa Tambaksari RT 02 / RW 03, Kecamatan Blora ini mengalami nasib misterius.
Pagi buta, akhir pekan lalu itu, mobil Toyota Kijang, bernomor polisi K 9085 CE, warna biru metalik yang dikendarainya, ditemukan terperosok di sebuah kebun jati, yang agak curam, di Desa Kemiri, Kecamatan Jepon.
Mengenakan kaus warna hitam dan celana pendek bermotif kotak-kotak, Andung mulai menceritakan pengalaman yang dialaminya.
Cerita bermula pada Sabtu (20/5/2017) sore, saat Andung mendapat ratusan aki bekas, dari seorang rekan di Desa/Kecamatan Bangle.
Selanjutnya, ratusan aki bekas itu pun dibawa Andung ke gudang rosok miliknya di Dusun Blingi, Desa Sukorejo, Kecamatan Tujungan.
Disampaikan, ia memilih membawa ratusan aki bekas ke gudang di Blingi, lantaran jaraknya yang lebih dekat dari Bangle, -tempat rekan yang memasok ‎ratusan aki tersebut-.