Jasad Pria ini diturunkan di pinggir jalan saat meninggal dalam perjalanan berobat

Tags




Jenazah seorang lelaki diturunkan di Dusun Moci, Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto, oleh sopir yang mengangkutnya, Senin (8/5/2017) sekitar pukul 10.00 Wita.
Jenazah yang belum diketahui identitasnya itu ditinggal di pinggir jalanan Kampung Moci setelah diantar berobat kampung. Alasan sopir meninggalkan jenazah di tepi jalan lantaran diduga takut ketiban sial.
Mayat diketahui merupakan warga Kampung Tanrusampe, Kelurahan Pabiringa, Kecamatan Binamu, Jeneponto. Kabar itu diunggah di facebook oleh pemilik akun bernama Dharnie.
Dalam keterangannya Dharnie menuliskan pria tersebut meninggal dalam perjalanan berobat , mayatnya lalu diturunkan di pinggir jalan begitu saja oleh mobil yang membawanya. Tampak seorang ibu memeluk jasad pria tersebut dan menangis histeris meratapi kesedihannya. 

Sontak kejadian ini memancing emosi orang-orang untuk berkomentar, banyak yang mencaci perbuatan sang supir pemilik mobil tersebut.
Berikut beberapa komentar tersebut:
"Innalillahi wa innailaihi rojiun, Tegax itu sopir kasian, Pahala didapat klu si sopir tdk ksih begitu," ujar Srieka Putri
"Dikampung2 msalah bgtu sdh biasa terjadi,,, kebanyakan sopir lebih memetingkan ego.y," Hendro Brocks
"Begitu mi kalo lebih besarki kepercayaan ta sama mitos di banding kepercayaan ta sama Allah ... Terlalu percaya hal-hal buruk menimpa kalo bawa orang meninggal, kalo misalkan anaknya sendiri yg posisi seperti itu apa mau ki na tinggal seperti itu jg ???," Firman Nurdin
Namun ada pula yang membela si supir dengan mengatakan bahwa mereka takut dengan adanya pamali, menurut kepercayaan mobil yang dipakai usaha akan terkena sial jika membawa mayat.
"Ma,af ya cmuax kata orng mbak ngk boleh numpang jenasa klau mobil pete2,klau emng itu orang meninggl di atas,qt harus turun di,soalx pamali klau di tumpangi jenasa itu mobil pete2 kcuali mobil ambulans, jdi qt harus cari mobil ambulans," Agus Nany
"Kepercayaan sebagian org, klu mobil untuk dipake mncari rejeki katanya org awam, tdk baik muat jenazah, sial katanya, wallahu wa,lam," Badai Matahari Senja
Untungnya berselang beberapa saat, akun Dharnie kembali mengunggah gambar mobil jenazah tiba menjemput jasad sang mayat.