Foto TKW Asal Brebes ini Jadi Viral setelah Wanita ini Ceritakan Cara Dia Ber5in4h dengan Majikannya di Rumah

Tags


Sebuah posting mengejutkan datang dari akun Facebook All Singapore Stuff.
Akun tersebut memposting foto seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang ternyata berasal dari Indonesia.
Bukan hanya itu, si pemilik akun juga menceritakan secara detail mengenai perilaku ‘menyimpang’ si TKW selama bekerja di rumah majikannya di Singapura.
Tujuannya, untuk membuat warga Singapura lain tidak memperkerjakannya agar tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan.
Berdasarkan postingan tersebut, nama TKW itu adalah Nunung Andrio Wati asal Brebes, Jawa Tengah.
Adapun cerita lengkapnya yang dihimpun dari TribunJatim.com.
“Kepada semua, harap hati-hati dan jangan mempekerjakan PRT ini bila kamu bertemu dengannya.
PRT ini asal Brebes, Indonesia. Saya telah melaporkan dia ke instansi terkait.
Jika ada yang akan mempekerjakan dia, silakan hubungi saya mengenai latar belakangnya.
PRT ini bekerja ikut saya sejak akhir Oktober 2015. Saya memulangkan dia ke Indonesia pada 13 Maret 2017.  Aku memergoki dia berselingkuh dengan suamiku. Mereka berdua telah berhubungan intim dan merusak pernikahanku, keluargaku.
Dia bahkan mengajari anakku untuk membohongiku. Dia mengatakan ke anak-anak, agar jangan bilang ayah pulang lebih awal. Dia mengancam akan memarahi anakku, bila anakku membocorkan semuanya.
Dia sangat pandai untuk urusan akting. Dia bahkan bilang ke saya : “Aku tak lagi takut pada siapapun di sini,”
Belakangan, meski pemerintah sudah mencekal namanya, aku tahu dia mengajukan izin untuk kembali kerja di Singapura.
Caranya, dia memberi biodata palsu ke calon majikannya. Alasan dia ingin kembali saya rasa sudah jelas. Dia ingin melanjutkan kisah asmaranya dan kembali melukai banyak orang.
Tolong jadikan catatan. Jangan sampai kisah saya ini menimpa anda semua.”

Tak membutuhkan waktu lama, postingan ini pun menjadi viral dan dibanjiri berbagai komentar.
Terkait cerita ini, ada sejumlah netizen yang tampak mempermasalahkan keputusan si wanita. Mereka menganggap bahwa membagikan pengalaman buruk ini ke media sosial adalah bukan jalan yang tepat.
Di sisi lain, mereka juga tidak setuju dengan si wanita yang terlalu menyalahkan si pembantu.
“Butuh dua tangan untuk tepuk tangan. Jadi bagaimana bisa kamu hanya menyalahkan si pembantu? Aku tidak bermaksud membela pembantunya, tapi aku pikir kamu juga harus mengganti suamimu, bukan hanya dengan memecat pembantu dan mencegahnya kembali ke Singapura,” kata seorang netizen.
“Aku melihat seorang wanita yang tidak bahagia karena pernikahannya hancur, dan tidak tahu bagaimana ia mengekspresikan frustrasinya. Jadi dia membuat semuanya tahu bahwa ini kesalahan PRT-nya. Dia tak ingin terlihat buruk di mata masyarakat, lalu dia kesal dengan PRT-nya, dan ingin mengakhiri karir si PRT di Singapura,” timpal netizen lainnya.
Namun, ada pula netizen yang membela si wanita. Salah satunya adalah akun Poon Kodi P. Dia menulis, “Si majikan di sini hanya memperingatkan lainnya untuk tidak mempekerjakan PRT ini. Dia tidak menyebut kalau suaminya tidak salah. Tolong, pahami maksudnya dengan jelas.”