WAJIB BAGIKAN AGAR SEMUA LADIES TAHU, HATI HATI YAH LADIES BAGI YANG SUKA MENGECAT RAMBUT TOLONG BACA DAN BAGIKAN

Tags

Hasil gambar untuk bahaya menggunakan cat rambut
Pewarnaan rambut atau mewarnai rambut adalah suatu cara atau metode yang menggunakan suatu bahan, baik bahan alami maupun bahan kimia untuk mengubah warna rambut seseorang. Tujuan dari adanya pewarnaan rambut ini yaitu salah satunya untuk kecantikan, seperti; menutupi uban yang tumbuh, membuat rambut memiliki warna yang berbeda dari warna aslinya, dan mengikuti trend trend terbaru untuk dinilai lebih modis serta lebih modern.
Pewarnaan rambut ini bisa kita lakukan sendiri di rumah. Tapi jika ingin memiliki rambut dengan warna yang banyak, indah, dan trendi bisa kita lakukan di salon salon berkualitas dengan penata rambut profesional. 
SEJARAH MEWARNAI RAMBUT
Diperkirakan pewarnaan rambut ini mulai dikenal sejak tahun 1830. Hal ini dibuktikan dari sebuah potret Lafayette dimana saat itu Lafayette berusia 73 tahun tapi masih berambut hitam. Namun pada jaman dahulu pewarnaan rambut masih menggunakan metode metode yang bersifat alami. Dan pada tahun 1860 para ilmuwan mulai melakukan penelitian untuk pengembangan pewarna rambut dimana saat itu mulai ditemukannya reaktivitas dari phenylenediamine dengan udara. Dan akhirnya pada tahun 1947 sebuah perusahaan kosmetik di jerman mulai meluncurkan sebuah produk untuk mewarnai rambut diberi nama “Poly Color“. Dari kemunculan Poly Color ini maka mulai bermunculan produk produk lain untuk mewarnai rambut hingga saat ini.
BAHAN BAHAN BERBAHAYA YANG TERKANDUNG DIDALAM PEWARNA RAMBUT BUATAN
Salah satu dampak yang paling sering kita lihat dari melakukan pewarnaan rambut adalah alergi. Walau tidak terlalu nampak diberitakan, sebenarnya tidak sedikit orang yang terkena alergi akibat menggunakan pewarna rambut yang berbahaya. Baik dia aslinya seseorang yang mudah alergi maupun tidak memiliki riwayat alergi, karena alergi dari bahan kimia pewarna rambut ini benar benar tak pandang bulu. Ciri ciri alergi yang diderita akibat pewarna rambut; Sesudah melakukan pewarnaan rambut, 1 sampai 2 hari belum akan terasa dampak alergi yang diderita. Namun setelah lewat 2 hari kulit kepala akan terasa kering dan gatal. Jika hal ini terjadi cobalah untuk mengecek ke dokter sebelum reaksi dari alergi akan semakin parah. Jika sudah memasuki tahap yang bisa dibilang parah wajah akan mulai menjadi bengkak bahkan mata bisa menjadi sulit melihat akibat bengkak pada wajah. Walaupun alergi ini bisa sembuh jika dibawa segera ke dokter, tetap saja alergi ini akan menyiksa dan sangat memalukan untuk keluar rumah.
Selain alergi, masih banyak efek samping dari pewarnaan rambut yang lebih mengerikan dan mematikan. Dari hasil penelitian, pemakaian pewarna rambut yang berulang kali bisa menjadi pemicu seseorang terkena kanker salah satunya adalah limfoma non hodgkin, yaitu kanker yang bersumber dari kelenjar getah bening. Seseorang yang lebih sering menggunakan pewarna rambut yang permanen serta menggunakan pewarna rambut yang gelap, lebih cenderung untuk terkena kanker apalagi jika pewarna rambut ini digunakan dalam jangka waktu panjang. Inilah beberapa kandungan bahan kimia dalam pewarna rambut yang berbahaya dan dampaknya pada kesehatan. 
1. Zat Phenylenediamine
Phenylenediamine sering ditemukan dalam pewarna rambut yang permanen. Phenylenediamine tergolong sangat berbahaya karena menyebabkan penyakit kanker jika digunakan pada manusia. Seperti kanker kandung kemih, kanker paru paru,  dan kanker usus. Seseorang yang menggunakan pewarna rambut permanen lebih dari 3 kali dalam jangka waktu singkat lebih memungkinkan terkena kanker kandung kemih. Sedangkan kanker paru paru dan kaker usus lebih cenderung diderita oleh penata rambut yang sering mewarnai rambut pelanggannya.
2. Tar batubara
Tar batubara juga tercantum di dalam label pewarna rambut permanen. Tar batubara ini dinilai sangat berbahaya jika digunakan oleh manusia, hal ini disebabkan oleh oleh beberapa kandungan berbahaya di dalam tar batubara seperti benzene. Benzene merupakan sebuah zat yang dilarang dalam produk produk rumah tangga karena bisa meningkatkan resiko leukimia. Selain benzene, tar batubara juga mengandung beberapa kotoran logam berat, seperti; timah dan arsenik. Timah dan arsenik dinilai bisa memicu terjadinya kanker dan gangguan hormon pada wanita. 
3. Timbal asetat
Berdasarkan dari sebuah hasil penelitian, ditemukan bahwa di dalam pewarna rambut terdapat banyak kandungan timbal asetat. Dampak dari penggunaan timbal asetat secara langsung kepada manusia ini akan menyebabkan kerusakan otak, kanker, depresi dan lemah otot.
Semua hal di atas adalah dampak buruk dari pemakaian pewarna rambut permanen untuk tubuh. Namun selain hal hal di atas pewarna rambut juga sangat tidak baik untuk kesehatan rambut kita sendiri.
KERUSAKAN RAMBUT AKIBAT PEMAKAIAN PEWARNA RAMBUT
Perku diketahui bahwa pewarnaan rambut juga bisa menyebabkan kerusakan pada rambut. Dulu aku pernah sekali mewarnai rambutku dan memang hasilnya rambutku menjadi bercabang. Untungnya saja kerusakan rambutku masih dalam taraf normal jadi istilah kata ya gk rusak rusak amatlah.
Beberapa efek samping pewarnaan rambut terhadap kesehatan rambut
1. Rambut menjadi kering dan rapuh.
Untuk pewarna rambut yang tradisional dan tidak permanen tidak akan menimbulkan efek negatif pada rambut. Namun akan berbeda jika kita menggunakan pewarna rambut yang terang menyala, permanen dan hasil produksi dengan perpaduan bahan kimia. Untuk penggunaan pewarna rambut olahan seperti itu, dipastikan bahwa rambut anda akan mengalami kerusakan. Pada rambut terdapat sebuah lapisan kutikula. Lalu bagaimana jika lapisan tersebut rusak akibat pewarna pewarna rambut kimia? Sudah pasti rambut akan menjadi bercabang, keriting, kering dan rapuh.
2. Rambut rontok
Pewarnaan rambut yang sering kali dilakukan tak jarang akan menyebabkan kerontokan pada rambut. Hal ini disebabkan oleh bahan kimia pada pewarna rambut yang dapat menyebabkan kerusakan pada poros rambut. Apalagi jika hal ini terjadi secara terus menerus, sudah pasti kerontokan rambut akan terjadi. Namun kerontokan rambut ini sifatnya hanya sementara, kecuali terjadi kerusakan pada kulit kepala akibat bahan kimia dari pewarna rambut tersebut. Jadi jika kalian merasa rambut rontok secara tidak normal dan dalam jumlah banyak akibat pewarnaan rambut, akan lebih baik jika secepatnya ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
3. Kehilangan warna rambut asli
Kerusakan pada kutikula rambut bukan hanya menyebabkan rambut menjadi rapuh dan rontok, rambut juga akan kehilangan warna alaminya. Saat kutikula rambut rusak, pewarna rambut akan masuk dan merusak warna rambut aslinya. Untuk sekali dua kali mungkin hal ini tidak akan menjadi parah. Namun jika sering kali dilakukan, rambut akan mulai berubah warna menjadi pirang, kuning, lalu lama kelamaan akan memutih. Jika hal tersebut terjadi maka sebaiknya anda hentikan semua ritual pewarnaan rambut anda selama masih bisa diperbaiki. Karena dalam jangka waktu tertentu akan tumbuh kembali rambut baru yang tidak terkena dampak dari pewarna rambut tersebut, sehingga rambut baru yang tumbuh tersebut memiliki kembali warna rambut aslinya.
CARA MEMPERBAIKI KERUSAKAN RAMBUT AKIBAT PEWARNA RAMBUT
Bagi anda yang mengalami kerusakan rambut seperti di atas, tak perlu khawatir karena kerusakan rambut tersebut masih bisa diatasi. Hal pertama yang harus dilakukan jika kita mengalami kerusakan pada rambut adalah stop menggunakan pewarna rambut. Tidak hanya pewarna rambut semua hal yang sekiranya sangat berbahaya untuk rambut harus segera dihentikan seperti pengering rambut, alat pelurus rambut, dan pengeriting rambut. Itu semua harus dihentikan agar tidak menambah tingkat kerusakan pada rambut. Rambut yang sudah rusak secara biologis bisa dikatakan sudah mati. Hanya saja masih ada rambut di bawah yang masih akan tumbuh dan sehat. Dan tentu saja kita sendiri harus memberikan kesempatan untuk tumbuh pada rambut baru tersebut. Berikutnya yang harus kita lakukan adalah rutin mengunjungi hair stylist kita untuk melakukan pemotongan rambut. Hal ini dilakukan agar rambut bercabang bisa dipangkas dan tidak menjalar semakin panjang. Selain itu juga pemotongan rambut bisa membuat rambut kita tampak lebih tebal dan lebih sehat. Tahap akhir untuk memperbaiki kerusakan rambut dengan gunakan conditioner rambut yang memiliki kandungan minyak alami, seperti minyak kelapa salah satu contohnya. Jika perlu akan lebih baik menggunakan conditioner buatan sendiri yang dibuat dengan bahan bahan alami. Contoh bahan alami yang bisa dijadikan conditoner rambut; minyak kelapa atau minyak zaitun, yang bisa dicampurkan dengan madu asli untuk menjadikan rambut kembali sehat dan lebat.
Disini penulis juga ingin memberikan saran, bagi anda yang memang berniat mewarnai rambut usahakan untuk mewarnai rambut di salon salon berkualitas. Hal ini diharapkan kalian bisa mendapatkan pewarnaan rambut yang lebih aman dan tidak merusak rambut terlalu jauh.