Siapa Sangka Gelar Razia Ilegal, dan Raup Rp 5 Juta Dalam Dua Jam Akhirnya Oknum Polisi Ini Diciduk Propam!

Tags



Tujuh anggota Polrestabes Semarang yang mbeling ini terkena batunya. Disangka melakukan pungutan liar (pungli) di jalan raya, mereka pada akhirnya dinonjobkan untuk sementara. Mereka diletakkan dibagian administrasi sambil menanti sistem sidang disiplin. Dia menyebutkan, tujuh oknum anggota yang diamankan Bagian Profesi (Propam) Polda Jateng waktu melakukan razia kendaraan ilegal itu terancam sanksi tegas karena pelanggaran disiplin. diletakkan ditempat khusus serta dipenjara tujuh hingga 21 hari, " katanya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin waktu dikonfirmasi menyanggah ada anggota yang diamankan propam karena lakukan razia kendaraan ilegal. " Tidak ada, belum ada, bertanya Kabidpropam saja (Polda, Red), " tuturnya singkat.

Menurut Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti, tilang abal-abal yang dilakukan tujuh oknum anggota itu sudah tidak mematuhi hukum. Bahkan juga, mengakibatkan kerusakan citra institusi Polri.
Poengky menjelaskan, dalam lakukan pemeriksan kendaraan, mesti ada papan penunjuk aktivitas razia. Begitu, orang-orang akan tahu ada aktivitas dan memiliki hak bertanya surat resmi razia kontrol itu. " Jadi, orang-orang akan tahu bila razia itu resmi, " tegasnya.

Tujuh oknum anggota Polrestabes Semarang yang diamankan petugas Bagian Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng itu berdinas di Mapolrestabes Semarang dan Mapolsek Banyumanik.

Mereka ditangkap minggu lantas di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik. Waktu diamankan, mereka tengah melakukan razia ilegal lewat cara hentikan mobil yang dinilai tidak mematuhi jalan raya. Sasarannya, mobil bernomor polisi luar kota.

Polisi mbeling itu berinisial Bripka S dan Bripka A. Sisanya, empat anggota jalan raya berinisial Ipda Y, Aiptu S, Bripka AH, dan Bripka E. Mereka dari Polrestabes Semarang. Disamping itu, yang satu lagi tidak dijelaskan inisialnya dan dari Polsek Banyumanik.

Waktu ditangkap ada yang tengah menghitung jumlah duit hasil razia. Dalam kurun waktu dua jam, mereka memperoleh Rp 5 juta.