Sungguh Kasihan, Sudah Susah Kakek Penjual Donat Ini Ditipu Uang Mainan

Tags



Sedih rasanya ketika kita melihat orang yang sudah berusia lanjut tetap tegar mencari nafkah, berjuang untuk bertahan hidup dengan kondisi fisik yang seharusnya pekerjaan itu sudah tak mesti dilakoninya lagi.

Alangkah sedihnya lagi, ketika ada orang yang tidak memiliki hati nurani malah tega menipu orang-orang seperti ini.

Kakek tua dengan kulit yang sudah keriput, janggut yang memutih, yang sehari-hari menjadi penjual donat ini menjadi korban penipuan.

Kisah sang kakek ini diunggah oleh pengguna Facebook Hasanah Anna, 5 Februari lalu. Sontak saja pelaku penipuan dihujat oleh netizen.
Ceritanya, si kakek berjualan donat. Ada pembeli yang membayar dengan uang Rp 100 ribu, tapi uang itu bukannya uang asli, melainkan uang mainan anak-anak. Si kakek tidak mengetahui, dan akhirnya mengembalikan sisa uang itu ke pembeli sebesar Rp 90 ribu.
Berikut unggahan Hasanah Anna di Facebook-nya:

Sore yang mengharukan...
kakek tua yg mencari nafkah seharian hingga sore menjelang magrib... Masih aja ada manusia yang tega menipunya..
Kejadian sore ini di Ujungbatu,Rokan Hulu.. Kami beli donat di depan toko kami toka karpet do'a ibu,, trus kakek itu memanggil kakak n bertanya "nak ini duit beneran apa gak ya? " trus kakak blg, gk kek ni duit mainan... Lgsg bergetar tangan kakek tu dg wajah sedih dia bilang "ada org tadi beli dg duit ini 10rb"..trus kami lgsg tanya kakek kembalikan duitnya berapa? Dg suara pelan dan parau dia jawab yaa 90rb lah nak, wong dia beli cuma 10rb koq...
Lgsg gak tahan rasanya nahan air mata,, koq yaa tega kali manusia zaman sekarang... Astagfirullah...

Bagi teman2 yg ketemu dg kakek ini di jalan2 Ujungbatu.. Yoook sama2 kita bantu dia dg membeli donatnya..lebih kan dr harga yg seharusnya yaaaaa.. ....

Alagkah indahnya saling berbagi...

Ya Allah murahkanlah rezeky kakek ni...

AllahuAkbar... Semoga yg berbuat jahat segera mendapat balasan n bertaubat... Aamiin
Unggahan ini pun menjadi viral, dibagikan dan dikomentari ribuan netizen. Rata-rata netizen yang membaca postingan itu bersedih tidak sedikit yang merespon dengan emotikon menangis. Banyak pula komentar netizen mendoakan si kakek agar mendapat rezeki berlebih dan pelaku mendapat pelajaran dari perbuatannya.