YA ALLAH !!! PILIH IBU ATAU ISTRI? Pria Ini Ditinggalkan Istrinya, Saat Selamatkan Sang Ibu Dari Banjir…

Tags

Ketika dihadapkan pada dua pilihan yang sangat berat yakni memilih orang tua atau pasangan, tentu hal ini sangat membingungkan. Jika memilih orang tua, takut bahwa pasangan akan kecewa. Tapi, jika memilih pasangan, takut dibilang sebagai anak durhaka. Ngomongin soal memilih orang tua atau pasangan, kali ini kisah yang mengharukan sekaligus bikin terenyuh datang dari seorang pria bernama Gao Fengthai asal Daxian, Xingtai, Hebei, China. 

Bagaimana nggak bikin terenyuh, pria bernama Gao ini telah memutuskan untuk berbuat suatu hal yang sangat mulia terhadap orang tuanya. Namun sayang, karena berbuat suatu hal yang begitu mulia terhadap orang tuanya yakni sang ibu, Gao akhirnya ditinggalkan oleh istrinya. Kisah Gao sendiri bermula ketika banjir melanda desanya.

Pada hari Selasa pekan lalu, dikutip dari laman shanghaiist.com, Gao yang saat itu sedang bekerja menerima pesan dari badan meteorologi bahwa akan datang hujan deras dan badai melanda kawasan ia tinggal. Menerima pesan tersebut, Gao pun bergegas pulang dan segera memeriksa kondisi sang ibu yang tinggal seorang diri di desanya. Gao berada di tempat ibu selama 3 jam dan bersiaga jika sewaktu-waktu banjir datang. Tapi, rupanya banjir tak datang menerjang.

Gao pun merasa aman dan ia pamit pulang ke rumahnya serta meninggalkan sang ibu. Lewat tengah malam, istri Gao menerima telepon dari kepala desa dan memberi tahu bahwa banjir sudah datang. Istri Gao pun lalu membangunkan Gao dan memberi tahu kondisi ini. Tahu bahwa banjir telah datang, Gao pun lalu bergegas pergi ke rumah sang ibu yang tak jauh dari rumahnya dan menyelamatkannya. Setelah memastikan ibu selamat, Gao kembali pulang ke rumahnya untuk menyelamatkan istri dan anak-anaknya.

Sayang, pintu rumah telah dikunci oleh sang istri. Hal ini dilakukan sang istri agar air tidak masuk ke dalam rumah. Gao yang tak bisa masuk rumah akhirnya mengingatkan istri agar istri, kedua anaknya dan juga ayahnya naik ke atap rumah. Gao pun selanjutnya kembali pergi ke rumah ibu. Sendirian, istri Gao pun membawa anak-anaknya yang masih berusia 4 dan 2 tahun serta ayahnya yang sedang sakit naik ke atap rumah demi menyelamatkan diri dari banjir. 

Keesokan hari setelah banjir surut, Gao bergegas pulang ke rumahnya. Namun, ia tak mendapati sang istri maupun anak dan ayah di rumah. Sang istri telah meninggalkan rumah bersama anak dan ayah juga dengan membawa uang sebesar 2 ribu yuan atau setara dengan 4 juta rupiah. Gao mengatakan,

"Dia istri yang baik, ia berkepribadian kuat dan selalu merawat orang tua kami dengan baik. Saya tahu dia kecewa dengan saya. Tapi, saat itu saya bingung. Mengabaikan ibu adalah suatu hal yang sangat tidak baik. Tapi meninggalkan istri juga tak bisa diterima dengan baik. Saya akan meminta maaf pada istri saya dan membawanya pulang kembali. Ya, meski saya tidak yakin bahwa ia akan memaafkan saya."

Menurut Gao, saat banjir terjadi ia sempat bingung siapa yang harus ia tolong dulu. Ibu yang sudah tua lagi renta atau istri dan anak-anaknya. Namun, Gao memutuskan segera menolong ibunya karena ia tak punya pilihan lagi. Gao mengungkapkan bahwa ia akan meminta maaf kepada istrinya dan mengunjungi rumah mertuanya serta membawa istrinya kembali pulang ke rumah mereka. 

Kisah yang sangat menyentuh lagi mengharukan ya. Apapun dan bagaimanapun, ibu atau orang tua adalah seseorang yang begitu berarti dan patut didahulukan. Tapi, pasangan (istri atau suami) juga merupakan seseorang yang tak kalah berarti pula. Apapun keputusan Gao, itu adalah keputusan yang baik. Semoga, istri Gao memaafkannya dan mereka pun bisa tinggal bersama kembali serta menjalani hidup yang lebih baik dan lebih menyayangi dengan tulus ikhlas satu sama lain.

Sumber.vemale.com