ASTAGHFIRULLAH JANGAN SAMPAI INI TERJADI KEPADA KITA SEMUA PERCAKAPAN SEDIH "Izinkan saya berz1n4 dengan anak Bapak"

Tags

Camer : sediakan uang 50 juta untuk Resepsi Nikah
Lelaki : sebanyak itu ?
Camer : itu untuk acara adat, sewa gedung mewah dsb
Lelaki : maaf, saya tidak ada pak. bagaimana kalau sederhana saja ?
Camer : apa kata keluarga besar ? apa kata orang ?
Lelaki : yang penting kita sah dulu bapak
Camer : Saya ingin yang besar, itu anak kesayangan kami
Lelaki : Ok, saya butuh waktu 10 tahun
Camer : kalau kelamaan, saya nikahkan dengan yang lain
Lelaki : baiklah, izinkan saya berzina dengan anak bapak 
Camer : kurang ajar kamu ! lancang !
Lelaki : dengar dulu penjelasan saya pak
Camer : apa ?!
Lelaki : Tahukah bapak di luar sana banyak anak berzina ?
Camer : ya saya tahu
Lelaki : kira-kira apa alasannya wahai bapak ?
Camer : Orangtuanya tidak bisa mendidik
Lelaki : ya, itu salah satunya. ada alasan lain
Camer : apa ?
Lelaki : Ketika yang Halal dipersulit, yang haram jadi mudah
Camer : maksudmu ?
Lelaki : kami manusia pak, punya rasa, punya hasrat. rasa itu harus kami ekspresikan. tentunya lewat jalan yang halal. ketika hal itu terhalangi oleh biaya gedung mewah, adat ini adat itu, dan sebagainya yang bukan syarat & rukun nikah, maka kami akan mencari jalan lain untuk mengekspresikan rasa cinta, yakni dengan cara yang haram. kebanyakan orangtua tidak tahu anaknya berzina, karena orangtuanya menghalangi jalan yang Halal itu. saya tidak betul-betul mengajak anak bapak berzina. saya hanya mengajak bapak membayangkan. oke, mungkin saya mundur saja pak. tapi saya ingin bapak membayangkan, suatu saat ada lelaki lain yang nasibnya seperti saya, tapi dia betul-betul mengajak anak bapak berzina. dan bapak kecolongan, karena Zina itu biasanya diam-diam. itu semua karena cinta mereka terhalang dengan syarat-syarat bapak. mohon maaf atas kelancangan saya pak, terima kasih, saya mohon pamit
------
Bapak itu menangis sejadi-jadinya dan memeluk Lelaki tersebut