Subhanaallah..!!, Haji Termuda Usia 18 Tahun Ini Ingin Doakan Orangtua di Tanah Suci

Tags


Namanya Andi Rahmat, dialah penyandang haji termuda Indonesia tahun ini, ia masih berusia 18 tahun.

Dilansir dari kemenag.go.id, remaja kelahiran Makassar tahun 1998 ini tergabung dalam kloter 7 Embarkasi Makassar yang diisi oleh masyarakat Maluku Utara.

Lahir di Makassar, Andi besar di Halmahera Utara.

Lulus dari SMA, Andi tak meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia lebih memilih untuk membantu orangtuanya berdagang.

Mendaftar pada tahun 2011, Andi tahun ini diberi kesempatan memenuhi panggilan Allah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Andi mengaku bisa naik haji karena dibiayai oleh orangtuanya.

Ia pun tak melewatkan kesempatan itu dan menggunakannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

"Teman-teman saya bilang, mudah-mudahan kamu berubah dari sana. Dan saya memang mempunyai niat untuk berubah," kata Andi menegaskan komitmennya untuk menjadi lebih baik lagi.

Komitmen ini menemukan momentumnya karena Andi akan berulang tahun ke-18 persis saat puncak haji, Wukuf di Arafah, 10 September mendatang.

Sebagai remaja, Andi mengaku jika dunianya masih dunia bermain dan mencari tantangan baru bersama teman-teman sebaya.

Namun bagi Andi, dia punya cara sendiri untuk membuat masa remajanya lebih berharga, salah satunya dengan melaksanakan ibadah haji ini.

Andi juga bercerita jika banyak teman-temannya yang menitipkan doa.

Salah satunya adalah teman wanitanya yang meminta di doakan agar bisa lolos seleksi menjadi polwan.

Anak sulung dari empat bersaudara ini mengaku tidak memiliki persiapan khusus saat akan berangkat haji.

Namun, diakuinya bahwa pengalaman berumrah pada tahun 2014 memberi wawasan dasar tentang apa yang harus dia lakukan saat beribadah haji.

Ketika ditanya soal makna haji bagi dirinya, Andi pun menjawab dengan polos.

Andi polos menjawab kalau itu adalah memenuhi panggilan Allah.

Angannya melayang oleh rasa bahagia setibanya di Makkah Al-Mukarramah.

"Pertama kali tiba, rasanya senang dan bahagia karena masih muda sudah mendapat kesempatan ke sini," tuturnya.

Andi juga mengungkapkan keinginan terbesarnya melakukan ibadah haji adalah karena ingin mendoakan orangtua di tanah suci.

Andi ingin melangitkan harapan semoga orang tuanya senantiasa diberi kesehatan, banyak rezeki, dan terhindar dari masalah.

Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) UPG 07 Mahmud Zul Kirom M Khoiruddin, mengaku tidak repot mendampingi Andi yang berangkat sendiri di usianya yang masih remaja.

Menurutnya, anak muda cenderung bisa mengikuti manasik dan kuat secara fisik.

Mahmud justru mengkhawatirkan anggota rombongannya yang lansia karena harus didampingi dengan ekstra pengawasan.





Sumber.tribunnews.com