INNALILLAHI "Gadis Yogya yang Pernah Infaq Motor untuk Palestina itu Wafat"

Tags

innalillahi wa inna ilayhi raji’uun. Dewi Masithoh, gadis yatim piatu berusia 25 tahun yang merupakan donatur Sahabat Al-Aqsha itu Senin (11/7) lalu meninggal dunia. Gadis yang berwirausaha konveksi untuk menafkahi dan membiayai kuliah adiknya itu pernah menginfakkan motornya demi Palestina. Dewi meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di jalur Pantura Tuban, Jawa Timur dan telah dimakamkan Selasa (12/7) malam. Semoga Allah anugerahkan ia husnul khatimah.

Dewi merupakan warga Kauman, Yogyakarta. Ia lulus kuliah pada tahun 2011 dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jurusan Manajemen. Sang adik, Bagus Muhammad Ikhsan yang juga menuntut ilmu di universitas dan jurusan yang sama dengan Dewi kini tengah menunggu wisuda. Bagus juga berada dalam mobil yang sama dengan Dewi, ia mengalami luka berat.

Dewi dan Bagus telah mengalami kesedihan ditinggal orangtua sejak mereka masih belia. Sang ibunda meninggal dunia tatkala Dewi masih kelas 1 SMP. Selang 27 hari kemudian, sang ayah juga meninggal dunia. Ketika ditawari untuk menikah, Dewi menyatakan ia ingin fokus membiayai kuliah adiknya.

Dewi merupakan sosok perempuan dengan semangat juang yang tinggi. Ia mendirikan usaha konveksi yang diberi nama B&D (yang merupakan inisial nama adiknya, Bagus, dan Dewi). Dengan mempekerjakan 10 karyawan, Dewi mengelola bisnisnya dengan manajemen kekeluargaan yang luar biasa. Meski sudah tidak lagi menjadi karyawannya, jika bersilaturrahim Dewi selalu memberi mereka hadiah dan santunan. Ia juga menerima penyandang disabilitas (tunanetra dan tunawicara) sebagai karyawan di saat pengusaha lain tak mau menerima kondisi mereka. Ya, kepedulian sosial Dewi sangat tinggi. Ia juga pernah menginfakkan motornya untuk Palestina melalui Sahabat Al-Aqsha. Dan alhamdulillah, Ramadhan lalu Dewi juga banyak berubah terutama dalam hal berpakaian lebih syar’i. Semoga Allah ampuni dosanya dan terima segala amal ibadahnya.