Di Anggap meninggal "Waluyo "Hidup" Kembali, Polisi Panggil Keluarga Tanyakan Asuransi

Tags

Keluarga Waluyo sudah mencairkan dana asuransi Jasa Raharja sebesar Rp35 juta atas kecelakaan yang menyebabkan Waluyo meninggal tahun lalu. Namun kemarin Waluyo pulang ke rumahnya di Yogyakarta, setelah setahun dimakamkan.
Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Samiyono mengatakan, dari Rp35 juta itu, pencairan Rp10 juta saat Waluyo dirawat di rumah sakit. Sedangkan pencairan sisanya, setelah Waluyo meninggal.
"Pencairan langsung (dari pihak Jasa Raharja), kami hanya memberikan surat keterangan," kata Kasatlantas kepada Okezone, Rabu (3/8/2016).
Mengenai apakah uang yang sudah diterima harus dikembalikan, pihaknya mengaku belum mengetahui langkah selanjutnya. Namun menurutnya, pencairan dana asuransi atas kematian Waluyo tahun lalu, sudah sesuai prosedur.
"Prosesnya sudah sesuai dengan prosedur, ada surat kematian juga," ucapnya.
Samiyono menambahkan, saat Waluyo dirawat di RSUP dr Sardjito, ada seseorang yang mengaku anaknya bernama Anti, yang mengurus semua keperluan rumah sakit.
"Mungkin karena untuk biaya rumah sakit, dia (anak Waluyo) langsung mengurus keperluan asuransi dengan membawa surat keterangan dari kelurahan," bebernya.
Pihaknya berencana memanggil Anti untuk mengklarifikasi masalah tersebut. "Tadi sudah dihubungi melalui telefon, tapi karena baru saja melahirkan belum bisa ke sini," ucapnya.
Seperti diberitakan, kepulangan Waluyo kemampung halamannya di Yogyakarta membuat keluarga dan warga kaget. Pasalnya, setahun lalu Waluyo dinyatakan meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Waluyo menjadi korban tabrak lari.

Sementara Waluyo mengaku bingung dikabarkan meninggal. Selama setahun tidak berada di rumah, Waluyo tinggal di Semarang untuk bekerja. Dia juga tidak pernah mendengar kabar kematiannya. Sampai saat ini, belum terungkap siapa sebenarnya Waluyo korban kecelakaan yang telah dimakamkan tersebut.

Sumber : okezone