Rahasia Ketok Magic, Anda Sendiri Bisa Memperbaiki Mobil Penyok Dengan Cara Ini

Tags


Jasa perbaikan mobil penyok dengan metode ketok magic pernah populer pada era tahun 1980 hingga tahun 1990an. Dalam periode waktu dua dekade itu kita dapat menemukan banyak bengkel ketok magic bertebaran di mana-mana.

Metode ketok magic seringkali dikaitkan dengan hal-hal yang mistis karena pihak bengkel melarang pemilik mobil untuk melihat proses perbaikan tersebut. Pemilik mobil tidak boleh memasuki ruang kerja mekanik dan hanya bisa mendengar bunyi ketukan benda keras selama proses perbaikan.

Tidak seperti lay out bangunan bengkel resmi yang dilengkapi dengan berbagai perlengkapan dan peralatan canggih, biasanya bengkel ketok magic memiliki lay out yang sangat sederhana. Namun walaupun demikian, proses pengerjaan perbaikan body mobil yang penyok sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada di bengkel resmi.

Sudah sejak dulu metode perbaikan ketok magic menimbulkan rasa penasaran setiap orang. Dan saat ini rahasia ketok magic sudah terungkap, ternyata metode tersebut sama sekali tidak ada hubungannya dengan hal-hal mistis. 

Sebelum membahas tentang bagaimana proses perbaikan dengan metode ketok magic, terlebih dahulu kita bahas awal mula munculnya metode perbaikan bodi kendaraan yang sempat booming ini.

Metode perbaikan bodi kendaraan yang dinamakan ketok magic ini pertama kali ditemukan di daerah Blitar, Jawa Timur. Nama 'ketok magic' sendiri diberikan oleh para pendiri bengkel dengan alasan akan lebih menarik minat pelanggan dibandingkan nama sebelumnya yaitu 'kenteng teter'.

Ilmu ketok magic pertama kali ditemukan oleh seorang kakek tua bernama Mbah Tutur yang bekerja sebagai tukang patri di daerah Blitar. Sekitar tahun 1962, saat Mbah Tutur berusia lebih dari 90 tahun, seorang pelanggan yang biasa memakai jasanya mengalami kecelakaan. Saat itu bodi mobil milik pelanggan tersebut mengalami kerusakan karena ditabrak mobil fuso.

Pelanggan tersebut meminta bantuan kepada Mbah Tutur untuk memperbaiki mobilnya yang penyok, kemudian Mbah Tutur menyanggupi permintaan tersebut. Proses perbaikan yang dilakukannya sangat unik dimana Mbah Tutur diminta untuk ditinggalkan sendirian bersama mobil yang rusak di dalam sebuah garasi yang tertutup. Tidak berapa lama kemudian mobil tersebut selesai diperbaiki dan tidak penyok lagi.

Cerita dari mulut ke mulut pun berkembang atas kejadian itu. Tidak butuh waktu lama bagi orang-orang untuk mendatangi Mbah Tutur. Sebagian di antara mereka bertujuan untuk meminta Mbah Tutur memperbaiki kendaraan, dan sebagian lagi memintanya untuk mengajarkan rahasia metode perbaikan tersebut. 

Mbah Tutur bukan orang yang pelit dalam membagikan ilmu. Rahasia metode perbaikan bodi mobil tersebut dia berikan kepada mereka yang ingin mempelajarinya. Namun penyebaran ilmu itu dia batasi hanya untuk kalangan tertentu saja, terutama masyarakat Blitar. Hal itu bertujuan agar masyarakat Blitar dapat memiliki mata pencaharian bermodalkan keterampilan khusus yang tidak dimiliki masyarakat daerah lain.

Cara kerja Mbah Tutur dikatakan memiliki keistimewaan pada suatu alat yang disebut 'kenteng teter'. Alat tersebut berbentuk kotak dan berukuran kecil. Karena itu lah bengkel dengan metode tersebut di Blitar lebih dikenal sebagai 'kenteng teter'. 

Ketika orang Blitar banyak yang merantau ke Jakarta dan membuka bengkel reparasi bodi mobil, mereka berpikir bahwa nama 'kenteng teter' kurang menarik sehingga ditentukan lah nama 'ketok magic' sebagai penggantinya.

Sebenarnya metode ketok magic saat ini tidak seperti yang Anda bayangkan sebelumnya. Proses perbaikan tersebut hanya dengan memanaskan bagian mobil yang penyok dengan menggunakan pengering rambut. Setelah proses pemanasan dilakukan selama beberapa waktu, bagian yang penyok akan didorong ke arah luar dan permukaan bodi mobil pun akan kembali seperti semula.